<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>konsultasi kesehatan online &#187; Penyakit Kulit dan Kelamin</title>
	<atom:link href="http://konsultasikesehatan.net/category/konsultasi-kesehatan/penyakit-kulit-dan-kelamin/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://konsultasikesehatan.net</link>
	<description>situs dokter online; tanya dokter</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Oct 2011 04:22:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Cara Membuat Topikal Albendazole 4% (Bagian III)</title>
		<link>http://konsultasikesehatan.net/cara-membuat-topikal-albendazole-4-bagian-iii</link>
		<comments>http://konsultasikesehatan.net/cara-membuat-topikal-albendazole-4-bagian-iii#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Feb 2008 01:30:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qimindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[konsultasi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Dalam]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Kulit dan Kelamin]]></category>
		<category><![CDATA[cacing kulit]]></category>
		<category><![CDATA[Cacing tambang]]></category>
		<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[larva migrans]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajarqimi.wordpress.com/2008/02/23/cara-membuat-topikal-albendazole-4-bagian-iii/</guid>
		<description><![CDATA[Cutaneous Larva Migrans (CLM) adalah infestasi disebabkan penetrasi dan migrasi larva nematoda pada kulit sepertiAncylostoma braziliense dan Ancylostoma caninum. Diagnosis berdasar gambaran klinis dan gambaran lesi khas, biopsi kurang berarti karena larva sulit ditemukan. Dilaporkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bp3.blogger.com/_SZ_164BXkwo/R797qtPArVI/AAAAAAAAAIo/MFgwk7ZfCjg/s1600-h/OTC+Drugs+in+Medicare+Part+D.jpg"><img style="float:left;cursor:pointer;margin:0 10px 10px 0;" src="http://bp3.blogger.com/_SZ_164BXkwo/R797qtPArVI/AAAAAAAAAIo/MFgwk7ZfCjg/s200/OTC+Drugs+in+Medicare+Part+D.jpg" border="0" alt="OTC+Drugs+in+Medicare+Part+D Cara Membuat Topikal Albendazole 4% (Bagian III)"  title="Cara Membuat Topikal Albendazole 4% (Bagian III)" /></a>Cutaneous Larva Migrans (CLM) adalah infestasi disebabkan penetrasi dan migrasi larva nematoda pada kulit sepertiAncylostoma braziliense dan Ancylostoma caninum. Diagnosis berdasar gambaran klinis dan gambaran lesi khas, biopsi kurang berarti karena larva sulit ditemukan. Dilaporkan 5 (lima) kasus CLM pada anak diobati dengan  Topikal Albendazole %.</p>
<p>Bagaimana cara Membuatnya ?<br />
<span class="fullpost"><br />
Albendazole (Helben®) 400 mg pulveres ditambah aqua secukupnya (quantum sands) dan ditambahkan 10 gram desoksimetason 0,25% ointment dihasilkan albendazole 4% dioleskan 2 kali sehari secara oklusif selama 7 hari dengan hasil hilangnya eritem dan rasa gatal, burrow tidak nampak, meninggalkan bekas makula hipopigmentasi dan hiperpigmentasi serta tidak timbul efek samping. Sehingga topikal albendazole dapat dipakai sebagai obat pilihan dalam cutaneous larva migran secara aman tanpa menimbulkan efek samping.Mudah khan&#8230;..</span></p>
<p>Sumber: Perpustakaan Universitas Airlangga (journal collection)</p>
<div id="seo_alrp_related"><h2>Posts Related to Cara Membuat Topikal Albendazole 4% (Bagian III)</h2><ul><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/bermain-pasir-sebabkan-infeksi-cacing-tambang-bagian-i" rel="bookmark">Bermain Pasir Sebabkan Infeksi Cacing Tambang (Bagian I )</a></h3><p>Kaltim Post,22 Februari 2008 PERNAH melihat seorang anak dengan penyakit kulit yang yang menjalar seperti terowongan di kaki? Jika diperhatikan setiap hari, terowongan tersebut semakin ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/cutaneous-larva-migrans-in-an-unusual-site-bagian-ii" rel="bookmark">Cutaneous Larva Migrans in an Unusual Site (Bagian II)</a></h3><p>Berikut ini ringkasan kasus Cutaneous larva migrans (CLM) di tempat yang tidak biasanya.Kasus ini seorang wanita 50 tahun yang menderita CLM di dinding perut depan. ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/jangan-sembarang-pakai-antibiotika" rel="bookmark">Jangan Sembarang Pakai Antibiotika</a></h3><p>MEMANG penyembuhan penyakit dengan antibiotika sering digunakan masyarakat. Ini disebabkan masyarakat begitu mudah mendapatkan antibiotika di pasaran. Saat terserang flu atau peradangan, orang dengan mudah ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/apisate-manfaat-dan-efek-samping-obat-anti-obesitas" rel="bookmark">Apisate : Manfaat dan Efek Samping Obat Anti Obesitas</a></h3><p>KaltimPost, Rabu,19 Maret 2008 Tanya: Dok, Apisate itu obat apa? teman saya sering menggunakannya tanpa resep dokter.apa efek samping dan kegunaannya.? Apa bisa menimbulkan efek ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/cacar-air-tetapi-hanya-sebelah-kiri" rel="bookmark">Cacar Air Tetapi Hanya sebelah Kiri?</a></h3><p>Kaltim Post, 04 Februari 2008 Dr. Fajar Rudy Qimindra Dr Umum RS Pertamina Balikpapan Dok, saya menderita seperti cacar air tetapi hanya di tubuh sebelah ...</p></div></li></ul></div> WP blogs work better with a <a href="http://www.bloggerhigh.com">Free SEOPressor equivalent</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://konsultasikesehatan.net/cara-membuat-topikal-albendazole-4-bagian-iii/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cutaneous Larva Migrans in an Unusual Site (Bagian II)</title>
		<link>http://konsultasikesehatan.net/cutaneous-larva-migrans-in-an-unusual-site-bagian-ii</link>
		<comments>http://konsultasikesehatan.net/cutaneous-larva-migrans-in-an-unusual-site-bagian-ii#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Feb 2008 01:22:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qimindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[konsultasi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Dalam]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Kulit dan Kelamin]]></category>
		<category><![CDATA[cacing kulit]]></category>
		<category><![CDATA[Cacing tambang]]></category>
		<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[larva migrans]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajarqimi.wordpress.com/2008/02/23/cutaneous-larva-migrans-in-an-unusual-site-bagian-ii/</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini ringkasan kasus Cutaneous larva migrans (CLM) di tempat yang tidak biasanya.Kasus ini seorang wanita 50 tahun yang menderita CLM di dinding perut depan. SK Malhotra, Rakesh T Raj, Manjeet Pal, Vippan Goyal, Shweta [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bp0.blogger.com/_SZ_164BXkwo/R792X9PArUI/AAAAAAAAAIg/eDm3y152KR4/s1600-h/clm+perut.jpg"><img style="float:left;cursor:pointer;width:137px;height:134px;margin:0 10px 10px 0;" src="http://bp0.blogger.com/_SZ_164BXkwo/R792X9PArUI/AAAAAAAAAIg/eDm3y152KR4/s200/clm+perut.jpg" border="0" alt="clm+perut Cutaneous Larva Migrans in an Unusual Site (Bagian II)"  title="Cutaneous Larva Migrans in an Unusual Site (Bagian II)" /></a>Berikut ini ringkasan kasus Cutaneous larva migrans (CLM) di tempat yang tidak biasanya.Kasus ini seorang wanita 50 tahun yang menderita CLM di dinding perut depan.<br />
SK Malhotra, Rakesh T Raj, Manjeet Pal, Vippan Goyal, Shweta Sethi<br />
Dermatology Online Journal 12 (2): 11</p>
<p>Introduction<br />
Cutaneous larva migrans is a common tropically-acquired cutaneous eruption. It presents as an erythematous, serpiginous, pruritic, cutaneous eruption associated with percutaneous penetration and subsequent migration of larvae of various nematode parasites [1]. We report a case of cutaneous larva migrans involving the anterior abdominal wall.<br />
<span class="fullpost"><br />
Clinical synopsis<br />
A 50-year-old woman presented with complaints of an itchy eruption on the anterior wall of the abdomen of 2-weeks duration. She was farm worker who spent long hours in fields and she also had pet cats and dogs at her house. She gave no history of fever, cough, dyspnea, or bowel and bladder problem. She was treated with injections of antibiotics and antihistamines with no relief. Cutaneous examination revealed slightly raised, pink, bizarre serpentine-like eruptions with loops and a tortuous path, approximately 35 cm in length over the anterior wall of abdomen extending from lower lumbar region of right side and proceeding upwards to the right hypochondrium. There was healing at the tail end of the lesion.<br />
The baseline laboratory parameters were normal. Biopsy was not done because it is of little value for this condition [2]. Based on the history and clinical findings, a diagnosis of extensive larva migrans was made. Treatment with ivermectin (200 µg/kg body weight) was administered; there was remission after 1 week.</span></p>
<p>Discussion<br />
Cutaneous larva migrans is also known as sand worms, creeping verminous dermatitis, creeping eruption, plumber&#8217;s itch, and duck hunter&#8217;s itch. Numerous organisms are associated with creeping eruption, including Ankylostoma caninum, A. ceylonicum, and A. braziliense, Uncinaria stenocephala, Bubostomum phlebotomum, Gnathostoma spp., Dirofilaria conjunctivae, Capillaria spp., Anatrichostoma cutaneum, Strongyloides stercoralis, Dirofilaria repens, Spirometra spp., Gastrophilus spp., Hypoderma spp., etc. [2].<br />
The most usual form of creeping eruption occurs when the larvae of dog or cat hook worms (Ankylostoma caninum and A. braziliense) penetrate intact, exposed skin and migrate through the epidermis [1]. The most common location is the foot, although other sites including buttocks, back, and thighs (which may have rested on contaminated sand) are susceptible [3]. Reported unusual involvement sites for larva migrans include the penis [4], anterior abdominal wall (5), and oral mucosa and in an infant. Lacking the enzymes necessary to penetrate and survive in the deeper dermis, the larvae wander a serpiginous route at a speed of 3 cm per day. Clinically, the primary lesion is a pruritic, erythematous serpiginous burrow. Although the larvae die usually in 2-8 weeks, survival up to 2 years has been reported. The incubation period ranges from 1 to 6 days. Creeping eruptions are a self-limited dermatosis. Secondary bacterial infection and eczematization are potential complications. Extensive lesions can be associated with wheezing, dry cough, and urticaria. A. caninum larvae can migrate to the small intestine and result in eosinophilic enteritis. Transient eosinophilia is also described [6]. Biopsy is of no value as the larvae advance ahead of the clinical tract. Epiluminescence microscopy is an effective noninvasive method to detect larva and confirm the diagnosis [7].<br />
The lesions disappear in 2-8 weeks but rarely may persist for 2 years. Freezing the leading point of the burrow is an effective older method of treatment. This sometimes produces significant tissue destruction. The larva is up to 2 cm. ahead of the visible burrow; hence, treating the incorrect area will result in treatment failure.<br />
The treatment of choice is ivermectin (a single dose of 200 µg/kg body weight) [8]. Albendazole (400 mg a day by mouth for 3 days) is also effective. An alternative choice of treatment is the topical application of 10 percent topical thiabendazole suspension 4 times a day for at least 2 days after the last sign of burrow activity. Either of the two commercially-available oral preparations may be used directly [9]. This regimen is of great efficacy and has the least toxicity. Rarely, cases are treated with oral thiobendazole.<br />
References<br />
1. Meffert JI. Parasitic infestations. In: Dermatology secrets 1st Ed. Fitzpatrick, Aeling J, editors. New Delhi, India: Jaypee Brothers; 1977. p. 217.</p>
<p>2. Vega-Lopez F, Hay RJ. Parasitic worm and protozoa.In: Burns T, Breathnach S, Cox N, Griffiths C, editors. Rooks Textbook of Dermatology. 7th Ed. Oxford; Blackwell; 2004. p. 35.17-8</p>
<p>3. Jelinek T, Maiwald H, Northdurft HD, Loscher T. Cutaneous larva migrans in travelers. Synopsis of histories, symptoms, and treatments of 98 patients. Clin Infect Dis 1994; 19: 1062-6</p>
<p>4. Kartikeyan K, Thappa DM, Jeevankumar B. Cutaneous larva migrans of the penis. Sex Transm Infect 2003; 79:500.</p>
<p>5. Padmavathy L, Rao LL. Cutaneous Larva Migrans &#8211; A Case Report. Indian J Med Microbiol [serial online] 2005 [cited 2005 Oct 3]; 23:135-136.</p>
<p>6. Masuria BL, Batra A, Kothiwala RK, Khuller R, Singhi MK. Creeping eruption. Indian J Dermatol Venereol Leprol 1999; 65:51.</p>
<p>7. Eisher E, Themes M, Worret WI. Cutaneous Larva Migrans detected by epiluminescent microscopy. Acta Derm Venereol 1997; 77:487-8.</p>
<p>8. Caumes E, Carriere J, Datry A et al. A randomized trial of ivermectin versus albendazole for treatment of cutaneous larva migrans. Am J Trop Med Hyg 1993; 49: 641-4.</p>
<p>9. Davis CM, Israel RM. Treatment of creeping eruption wih topical thiabendazole. Arch Dermatol 1968; 97:325-6.<br />
© 2006 Dermatology Online Journal</p>
<div id="seo_alrp_related"><h2>Posts Related to Cutaneous Larva Migrans in an Unusual Site (Bagian II)</h2><ul><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/cara-membuat-topikal-albendazole-4-bagian-iii" rel="bookmark">Cara Membuat Topikal Albendazole 4% (Bagian III)</a></h3><p>Cutaneous Larva Migrans (CLM) adalah infestasi disebabkan penetrasi dan migrasi larva nematoda pada kulit sepertiAncylostoma braziliense dan Ancylostoma caninum. Diagnosis berdasar gambaran klinis dan gambaran ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/bermain-pasir-sebabkan-infeksi-cacing-tambang-bagian-i" rel="bookmark">Bermain Pasir Sebabkan Infeksi Cacing Tambang (Bagian I )</a></h3><p>Kaltim Post,22 Februari 2008 PERNAH melihat seorang anak dengan penyakit kulit yang yang menjalar seperti terowongan di kaki? Jika diperhatikan setiap hari, terowongan tersebut semakin ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/simposium-seminar-di-balikpapan-recent-evidence-in-the-treatment-of-liver-cirrhosis-and-thrombotic-disorder-2" rel="bookmark">Simposium/ Seminar  di Balikpapan : Recent Evidence in The Treatment of Liver Cirrhosis and Thrombotic Disorder</a></h3><p>Dalam rangka HUT RS Pertamina Balikpapan (RSPB) ke-22, akan diadakan symposium kedokteran yang mengambil tema: Recent Evidence in The Treatment of Liver Cirrhosis and Thrombotic ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/simposium-seminar-di-balikpapan-recent-evidence-in-the-treatment-of-liver-cirrhosis-and-thrombotic-disorder" rel="bookmark">Simposium/ Seminar  di Balikpapan : Recent Evidence in The Treatment of Liver Cirrhosis and Thrombotic Disorder</a></h3><p>Dalam rangka HUT RS Pertamina Balikpapan (RSPB) ke-22, akan diadakan symposium kedokteran yang mengambil tema: Recent Evidence in The Treatment of Liver Cirrhosis and Thrombotic ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/getting-difficulty-writing-in-the-newspaper-after-so-long-time-not-active" rel="bookmark">Getting Difficulty Writing in The Newspaper After so Long Time  Not  Active</a></h3><p>After   long time not active  writing in Kaltim Post, the daily newspaper in Kalimanatan Timur,  it's difficult to write  ideas into a script. I must ...</p></div></li></ul></div> The newest collection of <a href="http://www.contentboss.com">article spinning</a> plugins.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://konsultasikesehatan.net/cutaneous-larva-migrans-in-an-unusual-site-bagian-ii/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bermain Pasir Sebabkan Infeksi Cacing Tambang (Bagian I )</title>
		<link>http://konsultasikesehatan.net/bermain-pasir-sebabkan-infeksi-cacing-tambang-bagian-i</link>
		<comments>http://konsultasikesehatan.net/bermain-pasir-sebabkan-infeksi-cacing-tambang-bagian-i#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Feb 2008 11:07:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qimindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kaltim Post]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Dalam]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Kulit dan Kelamin]]></category>
		<category><![CDATA[Wawancara]]></category>
		<category><![CDATA[cacing kulit]]></category>
		<category><![CDATA[Cacing tambang]]></category>
		<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[larva migrans]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajarqimi.wordpress.com/2008/02/22/bermain-pasir-sebabkan-infeksi-cacing-tambang-bagian-i/</guid>
		<description><![CDATA[Kaltim Post,22 Februari 2008 PERNAH melihat seorang anak dengan penyakit kulit yang yang menjalar seperti terowongan di kaki? Jika diperhatikan setiap hari, terowongan tersebut semakin panjang berwarna merah dan terasa gatal. Jika pernah, waspadalah! Karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bp2.blogger.com/_SZ_164BXkwo/R79zOdPArTI/AAAAAAAAAIY/wyQ--jzC7_U/s1600-h/CLM.jpg"><img style="float:left;cursor:pointer;width:147px;height:136px;margin:0 10px 10px 0;" src="http://bp2.blogger.com/_SZ_164BXkwo/R79zOdPArTI/AAAAAAAAAIY/wyQ--jzC7_U/s200/CLM.jpg" border="0" alt="CLM Bermain Pasir Sebabkan Infeksi Cacing Tambang (Bagian I )"  title="Bermain Pasir Sebabkan Infeksi Cacing Tambang (Bagian I )" /></a>Kaltim Post,22 Februari 2008<br />
PERNAH melihat seorang anak dengan penyakit kulit yang yang menjalar seperti terowongan di kaki? Jika diperhatikan setiap hari, terowongan tersebut semakin panjang berwarna merah dan terasa gatal. Jika pernah, waspadalah! Karena bisa jadi anak tersebut terkena infeksi hewan parasit seperti cacing tambang.</p>
<p>Adapun jenis cacing tambang yang menyebabkan infeksi ini di antaranya bernama Ankylostoma braziliense dan Ankylostoma caninum. Cacing jenis ini hidup dalam hewan seperti anjing dan kucing.</p>
<p>Menurut dokter umum Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) dr Fajar Rudy Qimindra, di kalangan medis penyakit ini terkenal dengan istilah cutaneous larva migrans. Artinya, ada migrasi larva di kulit (cutan=lapisan kulit). Nama lainnya dermatosis linearis migrans ataupun sandworm disease. Dari namanya dapat diketahui bahwa beberapa penderita terserang penyakit ini ketika berhubungan dengan pasir.</p>
<p>”Istilah lainnya juga disebut creeping eruption (CE). Istilah ini digunakan karena pada pada invasi larva cacing tambang ini, akan timbul kelainan pada kulit berupa erupsi peradangan berbentuk lurus atau berliku-liku yang menonjol di atas permukaan kulit,” jelas pria yang akrab disapa Qimi ini.<br />
<span class="fullpost"><br />
Pada dasarnya, papar Qimi, semua orang bisa terinfeksi penyakit ini jika secara langsung terpapar dengan larva tersebut. Namun, kelompok yang beresiko tinggi biasanya berkaitan dengan pekerjaan ataupun hobi yang membawanya terkontak dengan pasir, tanah ataupun lapisan humusnya. Di antaranya wisatawan yang sedang berjemur di pantai dengan tekanjang kaki, anak-anak yang suka bermain pasir, petani, tukang kebun, penambang ataupun bekerja lain yang berinteraksi dengan tanah.</span></p>
<p>Lebih lanjut dikatakan, baru-baru ini dilaporkan, di Amerika Serikat (AS) dan Selandia Baru, angka kejadian meningkat saat musim liburan sekolah. Bahkan pada tahun 2006 di Amerika Serikat pernah terjadi wabah yaitu 22 anak terkena cacing ini dari 380 anak yang berlibur ke pantai.</p>
<p>Bagaimana infeksi ini bisa terjadi? Dokter yang sudah tiga bulan menjaga di UGD RSPB ini menjelaskan, awalnya, larva yang berasal dari cacing tambang hidup di dalam tubuh anjing dan kucing. Kemudian sel telur yang terdapat pada kotoran anjing dan kucing tersebut, karena kondisi lembab telur akan berubah jadi larva.</p>
<p>”Larva inilah yang mampu menembus ke dalam kulit. Setelah menembus ke dalam kulit, larva tinggal di lapisan tersebut beberapa minggu atau bulan atau langsung berjalan-jalan dalam lapisan kulit epidermis. Setelah beberapa jam atau hari akan timbul gejala di kulit berupa guratan merah yang mirip dengan terowongan,” terangnya.</p>
<p>Masuknya larva ke dalam kulit, tambah Qimi, biasanya disertai dengan rasa gatal dan panas pada tempat masuknya. Kemudian akan muncul tonjolan pada permukaan kulit, beberapa saat akan muncul bentuk yang khas yaitu tonjolan di atas permukaan kulit yang berkelok-kelok berwarna kemerahan.</p>
<p>Untuk selanjutnya, tonjolan kemerahan ini akan makin berkelok-kelok membentuk terowongan sesuai dengan pergerakan larva. Tiap larva membentuk lesi berkelok-kelok seperti ular memanjang dengan ukuran beberapa milimeter hingga beberapa sentimeter dalam sehari.</p>
<p>”Rasanya sangat gatal terutama pada malam hari. Dalam sehari panjang terowongan ini kira-kira bisa mencapai 2 mm hingga 2 cm,” ungkapnya.</p>
<p>Dikatakan, adapun tempat yang terkena infeksi ini, umumnya terletak di kaki, sela-sela kaki, pantat, lulut, tangan ataupun pernah juga dilaporkan terjadi di dinding perut.</p>
<p>Lantas bagaimana penanganannya? Menurut Qimi, penyakit kulit yang disebabkan oleh larva cacing ini biasanya sembuh spontan. Karena pada dasarnya manusia bukan tempat hidupnya larva ini. Penyembuhan spontan ini tergantung pada jenis larva yang dikandung. Biasanya luka akan sembuh dalam beberapa minggu atau beberapa bulan. Tetapi dengan pengobatan yang ada bisa mempersingkat lamanya penyakit ini. Karena penyebabnya cacing maka pemberian obat anti cacing sangat dianjurkan. Obat-obatan ini bisa diminum ataupun dibuat campuran dengan cream kostikosteroid untuk dioleskan tipis, misalnya menggunakan obat topikal albendazole 4 %.</p>
<p>”Untuk pemberian obat minum golongan obat anticacing albendazole dosis sehari 400 mg sebagai dosis tunggal selama 3 hari. Obat pilihan lain juga banyak jenisnya tergantung peresepan dari dokter,” ujarnya.</p>
<p>Selain dengan obat anticacing, pengobatan cara lain dengan menyemprotan agen pembeku, seperti misalnya chlorethyl atau dryce sepanjang lesi dapat juga digunakan sebagai pengobatan penunjang. Tetapi cara ini agak sulit karena kita tidak mengetahui secara pasti di mana larva berada dan keefektifannya dilaporkan 60 &#8211; 70 % dari seluruh kasus.</p>
<p>”Penting diingat, selama masa pengobatan, kita harus memperhatikan pergerakan dari lesi. Jika selama waktu pengamatan tertentu tidak tampak lagi pergerakan lesi, maka larva biasanya telah mati. Terkadang untuk membantu mengamati pergerakan itu, lokasi lesi diberi tanda tinta spidol sehingga lebih mempermudah pengamatan,” ungkapnya.</p>
<p>Bagaimana pencegahannya? Dikatakan Qimi, mengingat sekarang musim hujan, keadaan tanah pasti lebih lembab dibanding biasanya, orangtua yang memiliki anak kecil, diharapkan untuk mencegah anak bermain terlalu lama di tanah maupun pasir, apalagi bermain tanpa menggunakan alas kaki. Anjurkanlah mereka selalu menggunakan alas kaki. Membiasakan cuci tangan dan kaki setelah bermain di luar juga pencegahan yang baik. Untuk mereka yang pekerjaannya sering berhubungan dengan tanah atau pasir, seperti petani atau pekerja kebun, anjurkan juga untuk menggunakan alas kaki saat bekerja.</p>
<p>”Hal sederhana lainnya adalalah bagi yang memelihara anjing dan kucing untuk membuang kotoran hewan tersebut di tempat pembuangan khusus,” tegasnya.(*/dha)</p>
<div id="seo_alrp_related"><h2>Posts Related to Bermain Pasir Sebabkan Infeksi Cacing Tambang (Bagian I )</h2><ul><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/cara-membuat-topikal-albendazole-4-bagian-iii" rel="bookmark">Cara Membuat Topikal Albendazole 4% (Bagian III)</a></h3><p>Cutaneous Larva Migrans (CLM) adalah infestasi disebabkan penetrasi dan migrasi larva nematoda pada kulit sepertiAncylostoma braziliense dan Ancylostoma caninum. Diagnosis berdasar gambaran klinis dan gambaran ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/cacar-air-tetapi-hanya-sebelah-kiri" rel="bookmark">Cacar Air Tetapi Hanya sebelah Kiri?</a></h3><p>Kaltim Post, 04 Februari 2008 Dr. Fajar Rudy Qimindra Dr Umum RS Pertamina Balikpapan Dok, saya menderita seperti cacar air tetapi hanya di tubuh sebelah ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/jangan-sembarang-pakai-antibiotika" rel="bookmark">Jangan Sembarang Pakai Antibiotika</a></h3><p>MEMANG penyembuhan penyakit dengan antibiotika sering digunakan masyarakat. Ini disebabkan masyarakat begitu mudah mendapatkan antibiotika di pasaran. Saat terserang flu atau peradangan, orang dengan mudah ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/lupus-si-penyakit-seribu-wajah" rel="bookmark">Lupus, Si Penyakit Seribu Wajah</a></h3><p>KALTIMPOST,Senin, 24 Maret 2008 Lupus, Si Penyakit Seribu Wajah dr Qimi: Gejala Awalnya mirip Penyakit Biasa Lainnya PERNAH mendengar nama penyakit Lupus? Penyakit ini memang ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/waspadai-penggunaan-antibiotika-berlebih" rel="bookmark">Waspadai Penggunaan Antibiotika Berlebih</a></h3><p>Hampir semua orang pernah menggunakan antibiotika saat sakit. Baik dalam bentuk tablet, sirup maupun obat oles. Sejatinya, antibiotika telah 70 tahun lebih digunakan untuk mengatasi ...</p></div></li></ul></div>Every one of the top bloggers utilize a <a href="http://www.bloggerhigh.com">wordpress plugin image</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://konsultasikesehatan.net/bermain-pasir-sebabkan-infeksi-cacing-tambang-bagian-i/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cacar Air Tetapi Hanya sebelah Kiri?</title>
		<link>http://konsultasikesehatan.net/cacar-air-tetapi-hanya-sebelah-kiri</link>
		<comments>http://konsultasikesehatan.net/cacar-air-tetapi-hanya-sebelah-kiri#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Feb 2008 01:34:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qimindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kaltim Post]]></category>
		<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Dalam]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Kulit dan Kelamin]]></category>
		<category><![CDATA[cacar]]></category>
		<category><![CDATA[Cacar Air]]></category>
		<category><![CDATA[Herpes zoster]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajarqimi.wordpress.com/2008/02/18/cacar-air-tetapi-hanya-sebelah-kiri/</guid>
		<description><![CDATA[Kaltim Post, 04 Februari 2008 Dr. Fajar Rudy Qimindra Dr Umum RS Pertamina Balikpapan Dok, saya menderita seperti cacar air tetapi hanya di tubuh sebelah kiri saja. Oleh dokter saya diberi obat yang diminum pe [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bp2.blogger.com/_SZ_164BXkwo/R7jlRNPArQI/AAAAAAAAAIA/3y3nmnmwud8/s1600-h/herpes.jpg"><img style="float:left;cursor:pointer;margin:0 10px 10px 0;" src="http://bp2.blogger.com/_SZ_164BXkwo/R7jlRNPArQI/AAAAAAAAAIA/3y3nmnmwud8/s200/herpes.jpg" border="0" alt="herpes Cacar Air Tetapi Hanya sebelah Kiri?"  title="Cacar Air Tetapi Hanya sebelah Kiri?" /></a>Kaltim Post, 04 Februari 2008<br />
Dr. Fajar Rudy Qimindra<br />
Dr Umum RS Pertamina Balikpapan</p>
<p>Dok, saya menderita seperti cacar air tetapi hanya di tubuh sebelah kiri saja. Oleh dokter saya diberi obat yang diminum pe 5 kali sehari. Boleh dak saya hentikan obatnya karena menurut saya dah sembuh dan terlalu tinggi dosisnya? Makasih.</p>
<p>Jawab:<br />
Terima kasih atas atensi Bapak/ Ibu,</p>
<p>Menyimak apa yang disampaikan oleh Ibu/Bapak  yaitu  keluhan seperti cacar air yang  diderita di bagian dada, punggung, mata serta dahi  satu sisi tubuh maka gejala ini perlu dicurigai sebagai penyakit herpes zooster.<br />
Penyakit yang di kalangan awam populer dengan sebutan dampa, dompo atau cacar ular ini memang biasa menyerang orang berusia lanjut.<br />
<span class="fullpost"><br />
Penyebab penyakit ini adalah suatu infeksi virus yang disebut virus varicella – zooster. Infeksi pertama kali/ primer virus ini menyebabkan penyakit varicella/ cacar air (chicken pox) ataupun tidak menimbulkan gejala sama sekali. Sedangkan reaktivasinya menyebabkan penyakit herpes zooster.<br />
Virus  hidup dalam jaringan saraf belakang. Lokasi kelainan pada kulit sesuai dengan daerah persarafan jaringan tersebut. Gejala herpes zooster dimulai dengan sakit parah pada bagian dada, punggung, atau di mata dan dahi. Kerap terjadi hanya pada satu sisi tubuh. Sehari atau dua hari kemudian, herpes muncul pada daerah kulit yang dihubungkan dengan radang saraf.<br />
Gejala yang bersifat umum seperti sakit demam biasa yaitu panas, pusing dan tidak ada nafsu makan. Sering juga terasa nyeri di otot dan tulang. Kemudian timbul ruam di kulit yang berwarna kemerahan. Dan dalam waktu singkat berubah menjadi bentol-bentol yang berisi cairan jernih (vesikel).Vesikel ini biasanya berkelompok-berkelompok yang berbeda tingkat kematangan isi cairannya. Ada yang jernih, keruh, berisi nanah, bahkan ada yang berisi seperti darah.<br />
Berbeda dengan herpes kelamin, herpes zooster sama sekali tidak ditularkan akibat kontak hubungan kelamin/Sexual Transmitted Diseases (STD).Penularannya melalui penghirupan dari udara pernafasan, ludah, atau dari kontak langsung dengan  kulit  yang sakit tersebut.<br />
Yang patut diwaspadaii juga dari penyakit ini adalah nyeri yang timbul sesudah serangan herpes disebut neuralgia pascaherpetika dan biasanya berlangsung selama beberapa bulan., bahkan kadang-kadang sampai beberapa tahun Menurut data yang ada, semakin tua usia penderita herpes zooster, makin tinggi pula risiko terkena serangan nyeri. Jadi sekali terkena herpes zooster maka virus akan tinggal saraf permukaan kulit. Ketika daya tahan tubuh lemah maka virus ini akan menyerang dan timbul rasa nyeri.<br />
Oleh karena itu penanganan penyakit ini harus dituntaskan. Tidak benar karena merasa sudah sembuh kemudian menghentikan obat sendiri yang diberikan oleh dokter. Karena penyebab herpes dan cacar air ini adalah virus maka harus dilawan dengan anti virus. Salah satunya adalah golongan asiklovir. Dosis obat ini mungkin dianggap tinggi dan lama oleh masyarakat. Padahal memang pemberian  dosis anjuran obat   ini adalah 5 kali 800 mg selama 7- 10 hari. Terkadang dokter perlu menuliskan jam-jam minum obat  supaya pasien tidak lupa. Penggunaan antibiotika tidak dianjurkan karena memang penyebabnya bukan bakteri, kecuali memang ada tanda- tanda infeksi sekunder dari bakteri.<br />
Asiklovir umumnya dapat diterima tubuh dengan baik. Tetapi terkadang menimbulkan efek samping seperti mual, diare, merasa haus, nafsu makan menurun dan sakit kepala.Efek samping ini bersifat individual dan tidak semua orang mengalaminya. Perlu kewaspadaan juga bagi perderita gangguan ginjal dan kondisi kekurangan cairan(dehidrasi)  karena kondisi tersebut bisa kadar asiklovir dalam darah. Ujung-ujungnya meningkatkan munculnya efek samping.<br />
Pada penderita yang sudah jelas alergi terhadap asiklovir harus berkonsultasi dengan dokter untuk menyesuaikan pengobatan yang ada. Bagi ibu hamil dan ibu yang sedang menyusui harus juga berkonsultasi dengan dokter karena asiklovir ini dapat masuk ke dalam air susu.<br />
Tentunya pengobatan herpes ini tidak bertumpu pada antivirus saja, tetapi juga harus memperhatikan keluhan yang bersifat umum seperti nyeri, demam, gatal dan perawatan kulit.<br />
Semoga bermanfaat keterangan ini bagi kesehatan kita semua.</span></p>
<div id="seo_alrp_related"><h2>Posts Related to Cacar Air Tetapi Hanya sebelah Kiri?</h2><ul><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/jangan-sembarang-pakai-antibiotika" rel="bookmark">Jangan Sembarang Pakai Antibiotika</a></h3><p>MEMANG penyembuhan penyakit dengan antibiotika sering digunakan masyarakat. Ini disebabkan masyarakat begitu mudah mendapatkan antibiotika di pasaran. Saat terserang flu atau peradangan, orang dengan mudah ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/nyeri-di-kepala-jangan-asal-minum-obat" rel="bookmark">Nyeri di Kepala, Jangan Asal Minum Obat</a></h3><p>Kaltim Post.Rabu, 27 Februari 2008 DARI sekian banyak gangguan kesehatan, sakit kepala termasuk yang paling umum terjadi pada manusia. Kendati demikian, penyembuhan dari penyakit ini ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/lupus-si-penyakit-seribu-wajah" rel="bookmark">Lupus, Si Penyakit Seribu Wajah</a></h3><p>KALTIMPOST,Senin, 24 Maret 2008 Lupus, Si Penyakit Seribu Wajah dr Qimi: Gejala Awalnya mirip Penyakit Biasa Lainnya PERNAH mendengar nama penyakit Lupus? Penyakit ini memang ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/pertolongan-pertama-mengatasi-diare-karena-salah-makanan" rel="bookmark">Pertolongan Pertama Mengatasi Diare karena Salah Makanan</a></h3><p>Ringkasan : diare ditandai dengan peningkatan frekuensi jumlah buang air besar (BAB) dan BAB yang keluar lebih cair dari biasanya. Diare karena infeksi dapat disebabkan ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/bermain-pasir-sebabkan-infeksi-cacing-tambang-bagian-i" rel="bookmark">Bermain Pasir Sebabkan Infeksi Cacing Tambang (Bagian I )</a></h3><p>Kaltim Post,22 Februari 2008 PERNAH melihat seorang anak dengan penyakit kulit yang yang menjalar seperti terowongan di kaki? Jika diperhatikan setiap hari, terowongan tersebut semakin ...</p></div></li></ul></div> Free courses on <a href="http://www.bloggerhigh.com">autoblogging</a> - no-risk trial]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://konsultasikesehatan.net/cacar-air-tetapi-hanya-sebelah-kiri/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Sepelekan Sembelit</title>
		<link>http://konsultasikesehatan.net/jangan-sepelekan-sembelit</link>
		<comments>http://konsultasikesehatan.net/jangan-sepelekan-sembelit#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Feb 2008 01:19:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qimindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[konsultasi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Dalam]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Kulit dan Kelamin]]></category>
		<category><![CDATA[Tribun kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Wawancara]]></category>
		<category><![CDATA[konstipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sembelit]]></category>
		<category><![CDATA[susah BAB]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajarqimi.wordpress.com/2008/02/18/jangan-sepelekan-sembelit/</guid>
		<description><![CDATA[Tribun Kaltim,Minggu, 16-12-2007 Banyak orang yang dapat mencapai umur lanjut dengan kualitas kesehatan yang baik. Namun, tak sedikit ada juga orang yang mencapai usia lanjut dengan berbagai penyulit penyakit. Penyulit penyakit tersebut merupakan sekumpulan gejala [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bp0.blogger.com/_SZ_164BXkwo/R7jf_tPArPI/AAAAAAAAAH4/-U5G3e32L1U/s1600-h/konstipasi.jpg"><img style="float:left;cursor:pointer;margin:0 10px 10px 0;" src="http://bp0.blogger.com/_SZ_164BXkwo/R7jf_tPArPI/AAAAAAAAAH4/-U5G3e32L1U/s200/konstipasi.jpg" border="0" alt="konstipasi Jangan Sepelekan Sembelit"  title="Jangan Sepelekan Sembelit" /></a>Tribun Kaltim,Minggu, 16-12-2007<br />
Banyak orang yang dapat mencapai umur lanjut dengan kualitas kesehatan yang baik. Namun, tak sedikit ada juga orang yang mencapai usia lanjut dengan berbagai penyulit penyakit. Penyulit penyakit tersebut merupakan sekumpulan gejala atau masalah yang sering dijumpai pada usia lanjut.</p>
<p>DALAM istilah kedokteran disebut geriatric syndrome atau sindroma geriatric. Kumpulan  gejala ini antara lain gangguan daya ingat atau demensia (pikun), gangguan sistem saraf otonom, mental confusion, buang air kecil di tempat (inkontinensia urine), dan konstipasi/sembelit. Menurut dr. Fajar Rudy Qimindra, dari Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB), sembelit bukanlah suatu penyakit, namun merupakan suatu keluhan penderita. Untuk memahami terjadinya sembelit, perlu diketahui juga bagaimana mekanisme kerja usus.<br />
<span class="fullpost"><br />
Begitu makanan masuk usus, usus akan menyerap air dan membentuk bahan sisa limbah makan yang disebut tinja. Kontraksi dari otot usus ini akan mendorong tinja ke arah bagian usus terakhir yang disebut rectum. Tinja padat dan kering yang terjadi pada sembelit ini disebabkan terlalu banyak penyerapan air. Hal ini terjadi karena kontraksi otot usus yang perlahan-lahan dan malas sehingga tinja bergerak terlalu lama ke arah rectum. Ada korelasi antara bertambahnya usia dengan angka kejadian sembelit.</span></p>
<p>Semakin tinggi usianya semakin banyak keluhan di sistem saluran pencernaan yang berkaitan dengan sembelit. Misalnya, adanya hambatan pada saluran kencing, iritasi pada usus dan sampai berlubangnya usus (perforasi). &#8220;Oleh karena sembelit merupakan keluhan yang bersifat subjektif, maka variasinya tergantung individu masing masing. Umumnya frekuensi seseorang (buang air besar (BAB) mulai 3 kali per hari, sekali per hari hingga 3 kali per minggu,&#8221; katanya.</p>
<p>Lalu kapan seorang dikatakan mengalami sembelit? &#8220;Dikatakan sembelit apabila terdapat paling sedikit dua keluhan dan terjadinya paling sedikit tiga bulan. Keluhan tersebut antara lain, tinja BAB (feses) keras, perlu mengejan kuat saat BAB, rasa tidak tuntas setelah BAB yang meliputi 25 persen dari BAB, dan frekuensi BAB dua kali per minggu atau kurang,&#8221; tutur Fajar.</p>
<p>Penyebab terjadinya sembelit melibatkan banyak faktor. Faktor utama salah dalam memilih diet yaitu kurang mengandung serat. Dan juga karena kelainan anatomis sehingga menutup kelancaran pembuangan tinja seperti ambien/ hemoroid, adanya tumor di usus bawah, dan hernia.  Beberapa penyakit metabolik dan endokrin juga akan berefek pada keluhan ini seperti kencing manis/diabetes, kelainan pada kelenjar tiroid dan gangguan elektrolit/garam-garam tubuh. Faktor lain yang berpengaruh juga adalah adanya gangguan psikologi (stress), kurangnya asupan cairan, kurang olah raga dan sehabis bepergian jauh.</p>
<p>Fajar mengatakan, sembelit tidak boleh dipandang ringan karena pada usia lanjut merupakan satu bagian dari problem geriatrik. Oleh karena itu harus ditentukan secara tepat sehingga angka kesakitan dan kematian bisa diturunkan. Pada akhirnya terbentuk orang usia lanjut yang tetap sehat, produktif dan mandiri. (cpk)</p>
<p>Konsumsi Makanan Berserat</p>
<p>UNTUK mengatasi sembelit, dr. Fajar Rudy Qimindra, dari Rumah Sakit Pertamina Balikpapan menyarankan mencoba mengatasi tanpa obat. &#8220;Pada tahap ini diberikan terapi berupa kombinasi antara makanan tinggi serat dan air, latihan jasmani, dan bowel training,&#8221; katanya.</p>
<p>Serat berguna untuk menurunkan waktu transit, terutama pada  usia lanjut. Serat juga berfungsi membentuk gumpalan tinja. Jumlah kebutuhan serat sehari antara 20-35 gram. Namun demikian Fajar mengingatkan, pemberian serat ini harus diimbangi dengan jumlah cairan yang cukup. Apabila tidak ada kontra indikasi yang lain seperti sakit ginjal, maka dianjurkan minum sekurang-kurangnya 6- 8 gelas perhari (kurang lebih 1500 -2000 ml).</p>
<p>&#8220;Selain itu jalan pagi tiap hari adalah latihan jasmani yang paling sederhana tetapi bermanfaat bagi orang usia lanjut apabila mampu berjalan. Bagi yang tidak mampu berjalan, bisa dilakukan dengan duduk atau disamping tempat tidur,&#8221; katanya.</p>
<p>Sedangkan bowel training membuat jadwal buang air besar (BAB) merupakam langkah yang baik, yang harus diperhatikan sejak awal. Jika cara non farmakologis belum berhasil, barulah dipertimbangkan menggunakan obat-obatan. Penggunaannya pun juga harus memenuhi pengobatan secara rasional. Jangan lupa selalu perhatikan jenis obat pencahar yang dikonsumsi. (cpk)</p>
<p>Obat Pencahar menurut Cara Kerjanya:</p>
<p>1. Pencahar pembentuk tinja (bulk laxative)</p>
<p>Pencahar jenis ini umum beredar di pasaran, baik yang berasal dari serat alamiah seperti psyllium ataupun serat buatan sepertu metil selullosa. Keduanya sama efektif dalam meningkatkan volume tinja.  Obat ini cukup aman digunakan dalam waktu yang lama tetapi memerlukan asupan cairan yang cukup.</p>
<p>2. Pelembut tinja/feses</p>
<p>Obat jenis ini dipakai oleh usia lanjut sebagai sebagai pelembut feses. Obat ini mempunyai efek sebagai surfaktan yang menurunkan tegangan permukaan feses, sehingga dapat meresap dan feses jadi lembek.</p>
<p>3. Pencahar stimulan</p>
<p>Contoh golongan ini adalah senna, bisacordil. Senna aman dipakai untuk usia lanjut.Efek obat ini menstimulasi dan meningkatkan peristaltik atau gerakan usus.</p>
<p>4. Pencahar hiperosmoler/ osmotic laxative</p>
<p>Mempunyai efek menahan cairan dalan usus dan mengatur distribusi cairan dalam tinja. Jenis ini mempunyai cara kerja seperti spon sehingga tinja mudah melewati usus. Jenis golongan ini seperti laktulosa dan sorbitol.</p>
<p>5. Enema</p>
<p>Enema dimaksudkan untuk merangsang terjadinya evakuasi tinja sehingga bisa keluar. Pemberian ini harus hati &#8211; hati pada usia lanjut karena  sering mengakibatkan efek samping. (cpk)</p>
<div id="seo_alrp_related"><h2>Posts Related to Jangan Sepelekan Sembelit</h2><ul><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/sulit-kencing-akibat-gangguan-saluran-prostat" rel="bookmark">Sulit Kencing akibat Gangguan Saluran Prostat</a></h3><p>GANGGUAN saluran kencing bisa saja dialami semua orang. Terlebih pada laki-laki paruh baya adalah gangguan seperti sering bolak-balik ke kamar kecil, merasa kencing tidak tuntas, ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/waspadai-pembesaran-kelenjar-prostat" rel="bookmark">Waspadai Pembesaran Kelenjar Prostat</a></h3><p>dr.Fajar Rudy Qimindra Kaltim post,Sabtu, 8 Maret 2008 PERNAH menemukan suami yang sering terganggu tidurnya akibat masalah Buang Air Kecil (BAK) yang tidak lancar alias ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/apisate-manfaat-dan-efek-samping-obat-anti-obesitas" rel="bookmark">Apisate : Manfaat dan Efek Samping Obat Anti Obesitas</a></h3><p>KaltimPost, Rabu,19 Maret 2008 Tanya: Dok, Apisate itu obat apa? teman saya sering menggunakannya tanpa resep dokter.apa efek samping dan kegunaannya.? Apa bisa menimbulkan efek ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/pertolongan-pertama-mengatasi-diare-karena-salah-makanan" rel="bookmark">Pertolongan Pertama Mengatasi Diare karena Salah Makanan</a></h3><p>Ringkasan : diare ditandai dengan peningkatan frekuensi jumlah buang air besar (BAB) dan BAB yang keluar lebih cair dari biasanya. Diare karena infeksi dapat disebabkan ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/bph-penyakit-pembesaran-prostat" rel="bookmark">BPH : Penyakit Pembesaran Prostat</a></h3><p>GANGGUAN saluran kencing bisa saja dialami semua orang. Terlebih pada laki-laki paruh baya adalah gangguan seperti sering bolak-balik ke kamar kecil, merasa kencing tidak tuntas, ...</p></div></li></ul></div> The top set of <a href="http://www.spinrobot.com">article spinning</a> systems.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://konsultasikesehatan.net/jangan-sepelekan-sembelit/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

