Diet vegetarian Vs Non vegetarian : Mana yang sehat ??

Posted on Mar 9, 2009 by qimindra 6 Comments

diabetes Diet vegetarian Vs Non vegetarian : Mana yang sehat ??Berikut tulisan saya yang di muat di harian kaltim post tentang pola hidup vegetarian. semoga bermanfaat. Berhubung tempatnya terbatas tidak semua tulisan tersebut dimuat. semoga posting berikutnya bisa memuat seluruhnya.

Minggu, 08 Maret 2009 , 09:19:00

PENGATURAN pola makan yang baik merupakan salah satu kunci manajemen pengobatan berbagai penyakit. Dengan mengatur pola makan berarti melakukan tindakan pencegahan yang merupakan langkah lebih baik dibanding sekadar pengobatan.

Akhirnya, berbagai konsep pengaturan diet pola makan pun bermunculan. Salah satunya adalah menerapkan diet vegetarian. Demikian yang diungkapkan dokter umum Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) Fajar Rudy Qimindra.

Pria yang karab disapa dr Qimi ini menjelaskan, vegetarian atau vegetarianisme merupakan paham yang mengharuskan penganutnya mengonsumsi makanan yang berasal dari tanaman atau yang dikenal dengan istilah produk nabati. Sementara makanan yang berasal dari produk hewani dan turunannya tidak dikonsumsi oleh kaum vegetarian.

Dalam perkembangannya, terang dr Qimi, vegetarian terbagi menjadi beberapa kelompok, yaitu kelompok Vegan/Pure vegetarian, yaitu kelompok vegetarian yang hanya makan produk nabati saja. Sedangkan produk hewani dan turunannya seperti keju, madu, dan sejenisnya tidak dimakan.

Ada juga kelompok Lacto Vegetarian, yaitu vegetarian yang masih mau mengonsumsi susu, sedangkan daging, telur, ikan dan produk olahannya tetap dipantang. Kelompok Lacto-ovo-Vegetarian, yaitu vegetarian yang mau mengonsumsi telur dan produk susu serta kelompok Flexitarians (semivegetarian), yaitu basisnya tetap vegetarian namun kadang kala masih mau makan sejumlah kecil daging atau ikan.

Dikatakan, dengan menimbang manfaat yang besar dari diet vegetarian ini maka ada sekelompok masyarakat yang beralih mengikuti pola ini. Mereka meyakini, bahwa pola ini sangat sehat karena bisa membantu menurunkan tingkat kolesterol LDL, menurunkan tekanan darah, membantu penurunan berat badan, dan mengurangi risiko terkena kanker usus. Jadi penyakit akibat gaya hidup seperti jantung, kencing manis, kanker dan lainnya akan semakin menjauhi mereka.

Kendati demikian, lanjutnya, secara medis diet vegetarian dapat menyebabkan terjadinya kekurangan beberapa zat gizi alias defisiensi nutrisi.

Menurut Qimi seperti yang dikutip dalam Mayo Clinic Amerika Serikat, setidaknya ada lima zat gizi yang harus dipenuhi apabila memutuskan menjadi vegetarian. Yakni, asupan protein (untuk kesehatan kulit, tulang, otot dan organ tubuh), kalsium (untuk membantu dan mempertahankan kesehatan gigi dan tulang), vitamin B 12 (untuk memproduksi sel darah merah dan mencegah anemia), zat besi (untuk pembentukan sel darah merah) dan zinc (untuk proses di tingkat sel dan pembentukan protein).

“Jadi, kata kunci untuk diet vegetarian yang sehat adalah harus melakukan menu diet yang cukup dan variatif sebagai upaya pencegahan kekurangan nutrisi,” paparnya.

Dengan demikian, tambahnya, diet vegetarian harus memilih jenis yang seimbang sehingga mendapat manfaat positif yang masih lebih besar dibanding risikonya bagi kesehatan.(dha)

PS: Sayangnya ada yang terputus, besok2 akan dimuat edisi lengkap tulisan ini.

gambar diambil dari http://www.lifestylemark.com/2009/03/02/healthy-diet-tips/

Turn your blog into a money generating miracle through Wordpress a wordpress plugin menu enhancements.