Jika Pembaca baru berkunjung, mungkin anda ingin berlangganan GRATIS RSS feed atau dengan Email untuk mendapatkan artikel kesehatan terbaru. Thanks for visiting!
CEPAT atau lambatnya memiliki keturunan tidak hanya dilihat dari frekuensi berhubungan intim saja, namun kualitas sperma pria pun memiliki peranan penting. Bagaimana menjadikan sperma berkualitas?
Dokter umum Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) Fajar Rudy Qimindra mengatakan, tidak semua pria memiliki sperma yang sehat, sehingga menyulitkan bahkan sampai menyebabkan kegagalan pembuahan. “Kualitas sperma menurun akibat tidak dijaga dengan baik oleh pria,” ungkapnya.
Selain itu, memiliki sperma yang berkualitas akan lebih banyak menghasilkan orgasme lebih lama dan dapat meningkatkan hasrat seks.
Ada beberapa tips untuk menjaga kualitas sperma, yaitu berhenti merokok atau minuman keras. Menurut Qimi, sapaan akrab dr Fajar Rudy Qimindra, merokok atau sering menenggak minuman keras merupakan kebiasaan buruk. Berdasarkan penelitian, seorang perokok memiliki jumlah sperma lebih sedikit dibandingkan pria yang tidak merokok.
Pola makan yang buruk juga memengaruhi kualitas sperma. “Usahakan selalu mengonsumsi makanan yang mengandung unsur 4 sehat 5 sempurna. Agar kualitas sperma tetap terjaga, perbanyak mengonsumsi makanan yang rendah lemak, berprotein tinggi, sayuran, dan seluruh jenis padi-padian yang baik bagi kesehatan,” tuturnya.
Jika Anda mengonsumsi suplemen setiap hari, usahakan memilih yang berbahan alami, seperti telur dan susu. Selain dipercaya bisa menjaga dan meningkatkan kualitas sperma, suplemen ini juga memberikan energi saat berhubungan seksual.
Di samping itu hindari pemakaian celana ketat. Karena celana dalam atau celana panjang yang ketat ternyata akan meyebabkan suhu di sekitar Mr P menjadi panas. Oleh karena itu, untuk menjaga kualitas sperma, usahakan Mr P berada pada suhu sejuk dibandingkan dengan bagian tubuh yang lainnya. Salah satu caranya dengan melepaskan celana dalam saat malam hari, agar Mr P dapat “bernapas lega”.(fir)
- Sperma kuning (4)
- pentingnya onani (2)
- pentingkah onani (1)
No related posts.
- Anda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan.
- Anda harus mencantumkan 'tentang penulis' di bagian bawah artikel, dan memuat link aktif menuju http://konsultasikesehatan.net atau http://fajarqimi.com














Twitter Updates


Saya dulu berhenti memakai jin karena sempit banget, gak nyaman rasanya di selanngkangan. Apalagi kalo pas duduk dan jongkok. Ya udah, sekarang pake celana katun deh. Trus, sesekali pas tidur saya lepas deh celdam. Itu ngaruh gak, Dok?
[Reply]
kalo warna sperma berpengaruh tidak, misalkan ada orang yang warna spermanya kuning atau ada yang putih. Mohon penjelasannya pak, Trims…. : )
[Reply]
terima kasih infonya yang mencerahkan, pak dokter. ini bisa menjadi bahan diskusi, terutama kepada temen2 yang selama ini belum dikaruniai keturunan.
[Reply]
wah.. saya sudah “bernapas lega” sekarang
[Reply]
Dok, saya sudah coba cek kualitas sperma dan ternyata hasilnya cukup sedikit hingga di beri nama extreme. ( 40% saja yang diperkirakan mereka ). Sekarang saya sedang mengkonsumsi vit E setiap hari. Usaha apa lagi dok yang bagus buat saya. Mohon pencerahanya.
Terima kasih.
[Reply]
saya punya sakit mah, dan sudah pernah bleeding 4 tahun yang lalu.
sekarang saya tinggal di abu dhabu, dan sudah 2 minggu. siklus makan saya beruba semenjak disini, artinya da perbedaan waktu 3 jam. jadi bila di banding di injdonesia saya selalu telat makan 3 jam. dan makanan disini kadang roti kadang nasi.
Sekarang sakit mah saya sering kambuh, dan satu lagi saya sekarang punya penyakit suka pusing dan perasaan seperti mau jatuh. paling sering pas baru bangun tidur.
Apa kah ini ada hubungan dengan mah saya yang lagi kambuh.
Tau penyakit apakah ini?
Terimakasih
[Reply]
pak gimana tu, pada waktu kami berhubungan istri saya mengeluarkan darah dan bercampur dengan sperma pada akhir-akhir bulan mau men
[Reply]
Mohon informasi bagaimana tips2 untuk mempercepat orgasme pada wanita, istri agak lama.terimakasih
[Reply]
iya betul dok kebetulan saya gak merokok,minum minuman keras,begadang, dan hasilnya setelah 4 tahun perkawinan saya dianugerahi 3 anak cowok semua pengin nambah siapa tahu cewek
[Reply]
terima kasih dok atas sarannya dan bisa dipraktekkan moga dapat keturunan
[Reply]
Dok, saya dari umur 14 th sudah sering melakukan onani dan boleh dikatakan hampir rata2 3 kali dalam seminggu. dan sekarang saya sudah berumur 28 tahun, saya berencana mau menikah tahun depan. apakah kebiasaan ini akan mengurangi kwalitas sperma saya…karena akhir2 ini jumlah sperma saya keluar agak berkurang dan mulai agak encer..mohon penjelasannya dok…
[Reply]
qimindra Reply:
March 5th, 2010 at 5:45 am
secara kedokteran, tidak ada masalah dengan Onani. Hanay secara psikis ada perasaan tidak enak ( berdosa??) dengan kebiasaan itu. Dan tidak ada kaitan dengan kuantitas dan kualitasnya mani.
[Reply]