Jika Pembaca baru berkunjung, mungkin anda ingin berlangganan GRATIS RSS feed atau dengan Email untuk mendapatkan artikel kesehatan terbaru. Thanks for visiting!
Impotensi merupakan momok tersendiri buat PASUTRI, lebih- lebih mereka menderita penyakit kronis seperti diabetes atau kencing manis. Benarkah kencing manis menyebabkan impotensi??? Berikut penjelasan singkatnya:
Dr. Umum RS Pertamina Balikpapan
Ass, Dok saya mau tanya apakah penderita diabetes dan hipertensi masih bisa punya anak? Tolong dijawab ya Dok. Terima kasih
08134622…….
Jawab:
Terima kasih atas pertanyaaan Bapak,
Pertanyaan ini sering dilontarkan oleh penyandang diabetes/ diabetesi dan juga hipertensi. Bisa dimaklumi pertanyaan ini karena menyangkut kelangsungan generasi selanjutnya. Ia mempunyai keturunan atau tidak.
Salah satu komplikasi kronis (lama) penyakit diabetes adalah ketidakamampuan seseorang mempunyai keturunun.Komplikasi yang lainnya masih banyak mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki.
Seseorang mempunyai keturunan atau tidak, bila dipandang dari segi medis, ini berkaitan dengan kemampuan alat seksualnya. Apabila alat seksual dan yang memeliharanya masih bagus maka biasanya kemampuan seksualnya tetap normal walaupun ia menderita sakit diabetes dan hipertensi.
Nah, disinilah peran urat saraf yang menuju alat seksual tersebut. Pada diabetesi yang tidak terkontrol maka kadar glukosa dalam darah demikian tinggi. Keadaan inilah yang akan merusak urat saraf penderita lambat laun.
Apabila kerusakannya berlangsung 3 sampai 6 bulan , biasanya bisa disembuhkan dengan perawatan yang baik dari segi diabetesnya. Tetapi apabila berlangsung lama dan permanen , biasanya diabetesi akan menderita impoten yang permanen.
Impotensi yang terjadi pada diabetesi ada 3 macam yaitu impotensi psikogenik, impotensi neurogenik, dan impotensi campuran.
Pada impotensi psikogenik, setiap bangun pagi hari alat kelamin masih bisa ereksi. Ini terjadi karena keadaan sarafnya masih baik, ia hanya mengalami stress psikologis.
Sedang pada impotensi neurogenik yang berlangsung lebih dari 6 bulan, maka setiap bangun tidur pagi, alat kelaminnya tidak bisa tegang lagi dikarenakan kerusakan saraf yang memeliharanya.
Kapan Munculnya Komplikasi??
Pertanyaannya sekarang, kapan komplikasi-komplikasi tersebut akan muncul? Tentu apabila penyakit tersebut diremehkan dan tidak dirawat dengan baik. Jadi cegahlah dengan merawat sebaik mungkin. Dan bagi yang telah timbul komplikasi cegahlah dengan cara mengobati dengan baik dan teratur karena komplikasi yang lebih parah akan menanti apabila hal tersebut tidak dikerjakan.
Kami berharap diabetes dan hipertensi tidak dijadikan momok tetapi dikendalikan dengan baik sehingga bisa hidup bahagia bersamanya.
Dimuat di harian Kaltim Post 19 November 2007
Berlangganan Artikel Gratis
Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, silahkan isikan alamat email Anda untuk berlangganan GRATIS artikel konsultasi kesehatan melalui email. Masukkan alamat email anda, kemudian tekan tombol subscribe:
- impotensi diabetes (24)
- akibat kencing manis (21)
- kencing manis (17)
- penyakit kencing (5)
- impotensi (4)
- uraian impotensi (2)
Related posts:
- Anda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan.
- Anda harus mencantumkan 'tentang penulis' di bagian bawah artikel, dan memuat link aktif menuju http://konsultasikesehatan.net atau http://fajarqimi.com














Twitter Updates


type=pings Trackbacks For This Post