<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>konsultasi kesehatan online &#187; rasional</title>
	<atom:link href="http://konsultasikesehatan.net/tag/rasional/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://konsultasikesehatan.net</link>
	<description>situs dokter online; tanya dokter</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Oct 2011 04:22:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Penggunaan ANTIBIOTIK Yang Rasional dan Benar</title>
		<link>http://konsultasikesehatan.net/penggunaan-antibiotik-yang-rasional-dan-benar</link>
		<comments>http://konsultasikesehatan.net/penggunaan-antibiotik-yang-rasional-dan-benar#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2009 00:00:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qimindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wawancara]]></category>
		<category><![CDATA[antibiotic]]></category>
		<category><![CDATA[antibiotik]]></category>
		<category><![CDATA[Kaltim Post]]></category>
		<category><![CDATA[rasional]]></category>
		<category><![CDATA[RSPB]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://konsultasikesehatan.net/?p=91</guid>
		<description><![CDATA[MEMANG penyembuhan penyakit dengan antibiotik sering digunakan masyarakat. Ini disebabkan masyarakat begitu mudah mendapatkan antibiotik di pasaran. Saat terserang flu atau peradangan, orang dengan mudah mengobati dirinya sendiri dengan membeli antibiotik. Antibiotika adalah zat yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">MEMANG penyembuhan penyakit dengan <strong>antibiotik</strong> sering digunakan masyarakat. Ini disebabkan masyarakat begitu mudah mendapatkan <strong>antibiotik di pasaran</strong>. Saat terserang flu atau peradangan, orang dengan mudah mengobati dirinya sendiri dengan membeli <strong>antibiotik</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> Antibiotika </strong>adalah zat yang dihasilkan oleh suatu mikroba, terutama jamur, yang dapat menghambat atau dapat membasmi mikroba jenis lain. Banyak antibiotika saat ini dibuat secara semisintetik atau sintetik penuh.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut <strong><span style="color: #0000ff;"><a title="RSPB " href="http://fajarqimi.com">dr Fajar Rudy Qimindra</a></span></strong> dari <strong><span style="color: #0000ff;"><a title="konsultasi kesehatan online" href="http://konsultasikesehatan.net" target="_blank">Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB)</a></span></strong>, <strong>antibiotik</strong>a yang ditemukan pada 1928 oleh Alexander Fleming ini, sekarang menghadapi masalah baru berupa kekebalan (resistansi). Karena penggunaannya yang bebas dan tidak sesuai dengan indikasi, sehingga efek dari resistansi ini adalah dikhawatirkan obat tersebut sudah tidak lagi efektif saat terjadi infeksi yang membutuhkan <strong>antibiotika.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span id="more-462"></span></strong>Dikatakannya, selain bahaya kekebalan, efek lain yang bisa terjadi adalah timbulnya reaksi alergi. Alergi adakah mekanisme pertahanan tubuh yang terlalu sensitif. Ia bersifat individual (perseorangan) dan dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti debu, udang, telur, maupun obat-obatan sendiri. Alergi obat ini tidak tergantung pada dosisnya. Misalnya masyarakat menganggap yang mengandung 500 mg termasuk dosis tinggi dan dapat menimbulkan alergi dibanding 200 mg. Padahal setiap jenis antibiotika mempunyai dosis tersendiri yang spesifik.</p>
<p style="text-align: justify;">Reaksi alergi yag timbul bisa bersifat ringan ataupun berat yang sampai mengancam jiwa. Yang ringan seperti gatal, mual, muntah, pusing dan sebagainya. Sedang reaksi yang berat disebut reaksi anafilaksis. Reaksi anafilaksis ini adalah timbulnya kondisi syok pada pasien, yaitu dalam hitungan detik pasien bisa langsung tidak sadar, tetapi begitu mendapat suntikan anti-nya ia akan sadar kembali.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;"><span style="text-decoration: underline;">Oleh karena itu diperlukan kerjasama yang baik antara pasien dan dokter.Seorang dokter akan menanyakan riwayat adanya alergi obat atau tidak,dan pasien wajib mencatat dan mengingat ada riwayat alergi apa saja.</span></span></p>
<p style="text-align: justify;">Pencegahan reaksi alergi yang lain, biasanya akan dilakukan tes kulit (skin test) untuk antibiotika yang berbentuk suntikan/injeksi. Cara sejumlah kecil dosis obat diencerkan kemudian disuntikkan di bawah kulit.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">“Jika setelah dilakukan skin test si pasien mengidap alergi, maka timbul akan bentol-bentol di sekitar tempat suntikan. Jika sudah demikian maka pemberian antibiotika tersebut tidak akan diberikan. Dengan kata lain, jika antibiotika tersebut tidak cocok pada tubuh pasien, maka si pasien harus mendapatkan obat lain sebagai penggantinya,” ujar Qimi.</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Dikatakan lebih lanjut, efek samping antibiotika dari penggunaan jangka panjang yang dipikirkan adalah pada organ tubuh yang memecah/mengeluarkan racunnya, yaitu ginjal. Perlu kewaspadaan apabila pada pasien tersebut sudah ada gejala kerusakan ginjal maka harus dipilih antibiotika yang sesuai.</p>
<p style="text-align: justify;">Adapun jangka waktu penggunaan antibiotika ini sangat bervariasi, tergantung pada berat ringannya penyakit yang diderita.</p>
<p style="text-align: justify;">“Untuk infeksi kuman yang ringan, penggunaan selama tiga sampai lima hari saja biasanya sudah cukup,” kata pria yang sehari-hari tugas di rumah sakit di kawasan Jl Jend Sudirman Balikpapan Selatan ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya, ungkap Qimi, penggunaan antibiotika secara benar dan rasional memang harus diberikan. Rasional di sini maksudnya, adalah harus sesuai dengan indikasi penyakitnya, sesuai dosisnya, sesuai cara pemberiannya, dan tetap memperhatikan efek sampingnya. Sehingga diharapkan masyarakat menjadi rasional dan tidak berlebihan dalam menggunakan antibiotika sesuai apa yang dikampanyekan oleh Badan kesehatan dunia,WHO.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><span style="color: #993300;"><strong>Beberapa hal yang bisa dianjurkan dalam mengonsumsi antibiotik</strong></span></span>,<span style="color: #339966;"> a<strong>ntara lain sebaiknya jangan sembarangan minum antibiotika yang dibeli sendiri di apotek atau toko obat; untuk pertolongan awal gejala demam, batuk, flu boleh saja minum obat penangkalnya, tetapi jangan mengandalkan antibiotik; selalu berkonsultasi dengan dokter untuk setiap penggunaan antibiotika, dan tanyakan ke dokter tentang cara minum, lama minum dan lain-lain sehingga ada kejelasan.</strong></span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #339966;"><strong>“</strong><span style="color: #000000;">Baga</span></span><span style="color: #000000;">imana pun antibiotika adalah salah satu obat yang dapat digolongkan sebagai dalam pengawasan dokter. Sehingga resistensi yang terjadi karena penggunaan yang tidak terkontrol benar-benar bisa diminimalkan,” tegas Qimi.(fir)</span></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #0000ff;">Postingan ini merupakan edisi pertama setelah ganti theme yang baru. Jadi mohon maaf, apabila blog konsultasi kesehatan ini masih acak-acakan. </span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">dikutip dari harian Kaltim Post  Balikpapan <strong><span style="font-family: verdana,arial; color: #5c5ccf; font-size: xx-small;">Rabu, 23 Juli 2008</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-family: verdana,arial; color: #5c5ccf; font-size: xx-small;"><br />
</span></strong></p>
<div id="seolinx-tooltip" style="border: 1px solid #000000; margin: 0pt; padding: 0pt; display: none; opacity: 0.9; position: absolute; width: auto; z-index: 99999;">
<table style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 0pt; border-collapse: separate; width: auto;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td id="seolinx-table" style="border: 0pt none; margin: 1px; padding: 0pt; font-family: Tahoma; font-size: 11px; font-weight: bold;">
<div style="margin: 0pt; padding: 0pt; overflow: auto; width: auto;">
<table id="seolinx-paramtable" style="border: 1px solid gray; margin: 0pt; border-collapse: separate;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://toolbarqueries.google.com/favicon.ico" alt="favicon Penggunaan ANTIBIOTIK Yang Rasional dan Benar" width="12" height="12" title="Penggunaan ANTIBIOTIK Yang Rasional dan Benar" /> PR: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google pagerank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="favicon Penggunaan ANTIBIOTIK Yang Rasional dan Benar" width="12" height="12" title="Penggunaan ANTIBIOTIK Yang Rasional dan Benar" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="favicon Penggunaan ANTIBIOTIK Yang Rasional dan Benar" width="12" height="12" title="Penggunaan ANTIBIOTIK Yang Rasional dan Benar" /> L: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google links" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://siteexplorer.search.yahoo.com/favicon.ico" alt="favicon Penggunaan ANTIBIOTIK Yang Rasional dan Benar" width="12" height="12" title="Penggunaan ANTIBIOTIK Yang Rasional dan Benar" /> LD: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Yahoo linkdomain" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://search.msn.com/favicon.ico" alt="favicon Penggunaan ANTIBIOTIK Yang Rasional dan Benar" width="12" height="12" title="Penggunaan ANTIBIOTIK Yang Rasional dan Benar" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="MSN index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Sitemap.xml" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon Penggunaan ANTIBIOTIK Yang Rasional dan Benar" width="12" height="12" title="Penggunaan ANTIBIOTIK Yang Rasional dan Benar" /> Rank: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush Rank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon Penggunaan ANTIBIOTIK Yang Rasional dan Benar" width="12" height="12" title="Penggunaan ANTIBIOTIK Yang Rasional dan Benar" /> Traffic: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush SE Traffic" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon Penggunaan ANTIBIOTIK Yang Rasional dan Benar" width="12" height="12" title="Penggunaan ANTIBIOTIK Yang Rasional dan Benar" /> Price: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush SE Traffic price" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://siteanalytics.compete.com/favicon.ico" alt="favicon Penggunaan ANTIBIOTIK Yang Rasional dan Benar" width="12" height="12" title="Penggunaan ANTIBIOTIK Yang Rasional dan Benar" /> C: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Compete Rank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
</td>
<td id="seolinx-tooltip-close" style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 1px; cursor: pointer; vertical-align: middle; width: auto;" title="close"><img src="chrome://seoquake/content/skin/close.gif" alt="close Penggunaan ANTIBIOTIK Yang Rasional dan Benar"  title="Penggunaan ANTIBIOTIK Yang Rasional dan Benar" /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div id="seo_alrp_related"><h2>Posts Related to Penggunaan ANTIBIOTIK Yang Rasional dan Benar</h2><ul><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/jangan-sembarang-pakai-antibiotika" rel="bookmark">Jangan Sembarang Pakai Antibiotika</a></h3><p>MEMANG penyembuhan penyakit dengan antibiotika sering digunakan masyarakat. Ini disebabkan masyarakat begitu mudah mendapatkan antibiotika di pasaran. Saat terserang flu atau peradangan, orang dengan mudah ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/waspadai-penggunaan-antibiotika-berlebih" rel="bookmark">Waspadai Penggunaan Antibiotika Berlebih</a></h3><p>Hampir semua orang pernah menggunakan antibiotika saat sakit. Baik dalam bentuk tablet, sirup maupun obat oles. Sejatinya, antibiotika telah 70 tahun lebih digunakan untuk mengatasi ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/cacar-air-tetapi-hanya-sebelah-kiri" rel="bookmark">Cacar Air Tetapi Hanya sebelah Kiri?</a></h3><p>Kaltim Post, 04 Februari 2008 Dr. Fajar Rudy Qimindra Dr Umum RS Pertamina Balikpapan Dok, saya menderita seperti cacar air tetapi hanya di tubuh sebelah ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/nyeri-di-kepala-jangan-asal-minum-obat" rel="bookmark">Nyeri di Kepala, Jangan Asal Minum Obat</a></h3><p>Kaltim Post.Rabu, 27 Februari 2008 DARI sekian banyak gangguan kesehatan, sakit kepala termasuk yang paling umum terjadi pada manusia. Kendati demikian, penyembuhan dari penyakit ini ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/lupus-si-penyakit-seribu-wajah" rel="bookmark">Lupus, Si Penyakit Seribu Wajah</a></h3><p>KALTIMPOST,Senin, 24 Maret 2008 Lupus, Si Penyakit Seribu Wajah dr Qimi: Gejala Awalnya mirip Penyakit Biasa Lainnya PERNAH mendengar nama penyakit Lupus? Penyakit ini memang ...</p></div></li></ul></div> The webs # 1 <a href="http://www.spinrobot.com">article spinning</a> generator.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://konsultasikesehatan.net/penggunaan-antibiotik-yang-rasional-dan-benar/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

