<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>konsultasi kesehatan online &#187; sulit kencing</title>
	<atom:link href="http://konsultasikesehatan.net/tag/sulit-kencing/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://konsultasikesehatan.net</link>
	<description>situs dokter online; tanya dokter</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Oct 2011 04:22:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>BPH : Penyakit Pembesaran Prostat</title>
		<link>http://konsultasikesehatan.net/bph-penyakit-pembesaran-prostat</link>
		<comments>http://konsultasikesehatan.net/bph-penyakit-pembesaran-prostat#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 03:42:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qimindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[konsultasi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[BPH]]></category>
		<category><![CDATA[kencing nyeri]]></category>
		<category><![CDATA[Prostat]]></category>
		<category><![CDATA[sulit kencing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://konsultasikesehatan.net/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[GANGGUAN saluran kencing bisa saja dialami semua orang. Terlebih pada laki-laki paruh baya adalah gangguan seperti sering bolak-balik ke kamar kecil, merasa kencing tidak tuntas, dan harus menunggu ketika akan berkemih. Menurut dr Fajar Rudy [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[endif]--><span style="color: #0000ff;"><strong><span style="color: #0000ff;"><span style="font-weight: normal;" lang="FI">G</span></span></strong><strong>ANGGUAN saluran kencing bisa saja dialami semua orang. Terlebih pada laki-laki paruh baya adalah gangguan seperti sering bolak-balik ke kamar kecil, merasa kencing tidak tuntas, dan harus menunggu ketika akan berkemih.</strong></span></p>
<blockquote><p>Menurut <a title="konsultasi online dokter" href="http://fajarqimi.com">dr Fajar Rudy Qimindra</a> dari <a href="http://konsultasikesehatan.net">Rumah Sakit Pertamina Balikpapan</a>, kemungkinan besar gangguan tersebut berkaitan dengan kelenjar prostat, yang merupakan salah satu organ kelamin pria yang terletak di bawah kandung kemih dan membungkus saluran kemih yang terakhir.</p></blockquote>
<p>”Bila mengalami pembesaran, organ ini akan membuntu saluran tersebut dan menghambat aliran urine dari kandung kemih,” katanya.</p>
<p><span id="more-175"></span></p>
<p>Kelenjar prostat berbentuk sebesar buah kenari dengan berat normal pada orang dewasa sekira 20 gram. Kelenjar ini merupakan salah satu kelenjar kelamin yang penting untuk memproduksi senyawaan pada pembentukan cairan semen.</p>
<blockquote><p>Salah satu gangguan prostat yang sering terjadi ialah Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) atau pertumbuhan berlebihan dari sel-sel prostat yang tidak ganas. Pembesaran prostat ini merupakan proses alamiah yang terjadi pada laki-laki sesuai pertambahan usia akibat bertambahnya sel kelenjar prostat. Berdasarkan penelitian, jika berumur lebih dari 50 tahun, kemungkinan akan mengalami pembesaran prostat adalah 50 persen. Ketika berusia 80-85 tahun, kemungkinan akan meningkat menjadi 90 persen.</p></blockquote>
<p><span style="color: #0000ff;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Penyebab membesarnya prostat ini sampai sekarang belum diketahui pasti</strong></span></span>, tetapi beberapa hipotesis menyebutkan bahwa proses ini erat kaitannya dengan kadar hormonal dan proses penuaan (aging process). Yang dimaksud akibat gangguan hormonal, yaitu dengan bertambah tuanya seorang pria, maka kadar hormon seks pria (androgen) seperti testosteron berkurang, sedangkan hormon seks wanita berupa estrogen yang dalam keadaan normal didapati dalam jumlah sangat sedikit pada pria menjadi meningkat.</p>
<p>Dikatakannya, <span style="text-decoration: underline;"><strong>gejala BPH dapat digolongkan menjadi dua, yaitu gejala obstruktif (pembuntuan) dan gejala iritatif (iritasi). </strong></span></p>
<p><strong><span style="color: #ff0000;">Gejala obstruktif</span></strong> meliputi hesitancy (menunggu untuk memulai kencing), pancaran kencing lemah, pancaran kencing terputus-putus, tidak puas saat selesai berkemih, rasa ingin kencing lagi sesudah kencing dan keluarnya sisa kencing atau tetesan urine pada akhir berkemih .</p>
<p><span style="color: #ff0000;"><strong>Yang termasuk gejala iritatif (iritasi) </strong></span>adalah frekuensi kencing yang tidak normal (terlalu sering), terbangun di tengah malam karena sering kencing, sulit menahan kencing, dan rasa sakit waktu kencing. Terkadang bisa juga terjadi hematuria (kencing berdarah).</p>
<p>Pada umumnya, penderita menunjukkan gejala-gejala yang merupakan gabungan dari gejala akibat penyumbatan dan iritasi, walaupun sering hanya satu atau dua gejala yang menonjol.</p>
<p>Untuk pengobatannya, tidak semua pasien BPH perlu menjalani tindakan medis. Kadang-kadang mereka yang mengeluh ringan dapat sembuh sendiri tanpa mendapatkan terapi apa pun. Tetapi di antara mereka akhirnya ada yang membutuhkan terapi obat-obatan atau tindakan medis lainnya karena keluhannya semakin parah.</p>
<p><span style="color: #ff0000;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Ada beberapa pilihan terapi pasien BPH</strong></span></span>, di antaranya observasi bagi penderita yang tanpa keluhan sampai keluhan ringan, obat-obatan yang berfungsi mengurangi hambatan di leher kandung kemih sehingga bisa memperlancar saat berkemih, ada obat yang bekerja secara hormonal dan berfungsi mengurangi volume prostat. Selain kedua jenis obat tersebut, ada juga terapi dengan fitotherapy/jamu-jamuan yang mekanismenya belum jelas.</p>
<p>Bagi penderita BPH yang sudah menimbulkan penyulit tertentu, seperti batu saluran kemih, kencing berdarah, infeksi saluran kemih atau setelah mendapatkan terapi obat-obatan tidak menunjukkan perbaikan hendaknya dilakukan operasi.</p>
<blockquote><p>”Bisa juga dengan operasi infasif minimal, yaitu tindakan operasi yang minimal yang ditujukan bagi pasien dengan risiko tinggi pembedahan. Oleh karena itu, bila terdapat gejala-gejala gangguan saluran prostat hendaknya segera dikonsultasikan ke dokter ahli,” tuturnya.(fir)</p></blockquote>
<div id="seo_alrp_related"><h2>Posts Related to BPH : Penyakit Pembesaran Prostat</h2><ul><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/sulit-kencing-akibat-gangguan-saluran-prostat" rel="bookmark">Sulit Kencing akibat Gangguan Saluran Prostat</a></h3><p>GANGGUAN saluran kencing bisa saja dialami semua orang. Terlebih pada laki-laki paruh baya adalah gangguan seperti sering bolak-balik ke kamar kecil, merasa kencing tidak tuntas, ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/waspadai-pembesaran-kelenjar-prostat" rel="bookmark">Waspadai Pembesaran Kelenjar Prostat</a></h3><p>dr.Fajar Rudy Qimindra Kaltim post,Sabtu, 8 Maret 2008 PERNAH menemukan suami yang sering terganggu tidurnya akibat masalah Buang Air Kecil (BAK) yang tidak lancar alias ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/gangguan-kencing-akibat-penyakit-saluran-prostat-bph" rel="bookmark">Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)</a></h3><p>GANGGUAN saluran kencing bisa saja dialami semua orang. Terlebih pada laki-laki paruh baya adalah gangguan seperti sering bolak-balik ke kamar kecil, merasa kencing tidak tuntas, ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/jangan-sepelekan-sembelit" rel="bookmark">Jangan Sepelekan Sembelit</a></h3><p>Tribun Kaltim,Minggu, 16-12-2007 Banyak orang yang dapat mencapai umur lanjut dengan kualitas kesehatan yang baik. Namun, tak sedikit ada juga orang yang mencapai usia lanjut ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/terapi-diabetes-kencing-manis-dengan-empat-pilar-pengobatan" rel="bookmark">Terapi Diabetes /  Kencing Manis dengan Empat Pilar Pengobatan</a></h3><p>dr Fajar Qimi: Diabetes / kencing manis Tidak Akan Sembuh jika Mengandalkan Obat-obatan Semata DIABETES Mellitus (DM) atau Kencing Manis sebenarnya sudah dikenal sejak 1550 ...</p></div></li></ul></div>Bag a <a href="http://www.bloggerhigh.com">free plugin for wordpress</a> right now!]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://konsultasikesehatan.net/bph-penyakit-pembesaran-prostat/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)</title>
		<link>http://konsultasikesehatan.net/gangguan-kencing-akibat-penyakit-saluran-prostat-bph</link>
		<comments>http://konsultasikesehatan.net/gangguan-kencing-akibat-penyakit-saluran-prostat-bph#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2009 04:00:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qimindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wawancara]]></category>
		<category><![CDATA[BPH]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan kencing]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Prostat]]></category>
		<category><![CDATA[sulit kencing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://konsultasikesehatan.net/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[GANGGUAN saluran kencing bisa saja dialami semua orang. Terlebih pada laki-laki paruh baya adalah gangguan seperti sering bolak-balik ke kamar kecil, merasa kencing tidak tuntas, dan harus menunggu ketika akan berkemih. Menurut dr Fajar Rudy [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #0000ff;"><a href="http://konsultasikesehatan.net"><img class="alignleft" title="prostat" src="http://i271.photobucket.com/albums/jj127/qimindra/BPH.jpg" alt="BPH Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)" width="113" height="83" /></a>GANGGUAN saluran kencing</span> </strong>bisa saja dialami semua orang. Terlebih pada laki-laki paruh baya adalah gangguan seperti sering bolak-balik ke kamar kecil, merasa kencing tidak tuntas, dan harus menunggu ketika akan berkemih.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut <a href="http://konsultasikesehatan.net"><span style="color: #008000;"><strong>dr Fajar Rudy Qimindra</strong></span></a> dari <a title="rspb balikpapan" href="http://konsultasikesehatan.net/index.php/2008/03/waspadai-pembesaran-kelenjar-prostat/" target="_blank"><span style="color: #008000;"><strong>Rumah Sakit Pertamina Balikpapan</strong></span></a>, kemungkinan besar gangguan tersebut berkaitan dengan <strong><span style="color: #0000ff;">kelenjar prostat</span>,</strong> yang merupakan salah satu organ kelamin pria yang terletak di bawah kandung kemih dan membungkus saluran kemih yang terakhir.</p>
<blockquote style="text-align: justify;"><p>”Bila mengalami pembesaran, organ ini akan membuntu saluran tersebut dan menghambat aliran urine dari kandung kemih,” katanya.</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;"><strong>Kelenjar prostat</strong></span> berbentuk sebesar buah kenari dengan berat normal pada orang dewasa sekira 20 gram. Kelenjar ini merupakan salah satu kelenjar kelamin yang penting untuk memproduksi senyawaan pada pembentukan cairan semen.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-463"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu gangguan prostat yang sering terjadi ialah <span style="color: #ff0000;"><strong><em>Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)</em></strong></span> atau pertumbuhan berlebihan dari sel-sel prostat yang tidak ganas. Pembesaran prostat ini merupakan proses alamiah yang terjadi pada laki-laki sesuai pertambahan usia akibat bertambahnya sel kelenjar prostat. Berdasarkan penelitian, jika berumur lebih dari 50 tahun, kemungkinan akan mengalami pembesaran prostat adalah 50 persen. Ketika berusia 80-85 tahun, kemungkinan akan meningkat menjadi 90 persen.</p>
<p style="text-align: justify;">Penyebab membesarnya prostat ini sampai sekarang belum diketahui pasti, tetapi beberapa hipotesis menyebutkan bahwa proses ini erat kaitannya dengan kadar hormonal dan proses penuaan (aging process). Yang dimaksud akibat gangguan hormonal, yaitu dengan bertambah tuanya seorang pria, maka kadar hormon seks pria (androgen) seperti testosteron berkurang, sedangkan hormon seks wanita berupa estrogen yang dalam keadaan normal didapati dalam jumlah sangat sedikit pada pria menjadi meningkat.</p>
<p style="text-align: justify;">Dikatakannya, <strong><span style="color: #0000ff;">gejala BPH dapat digolongkan menjadi dua, yaitu gejala obstruktif (pembuntuan) dan gejala iritatif (iritasi)</span>.</strong> Gejala obstruktif meliputi hesitancy (menunggu untuk memulai kencing), pancaran kencing lemah, pancaran kencing terputus-putus, tidak puas saat selesai berkemih, rasa ingin kencing lagi sesudah kencing dan keluarnya sisa kencing atau tetesan urine pada akhir berkemih .</p>
<p style="text-align: justify;">Yang termasuk gejala iritatif (iritasi) adalah frekuensi kencing yang tidak normal (terlalu sering), terbangun di tengah malam karena sering kencing, sulit menahan kencing, dan rasa sakit waktu kencing. Terkadang bisa juga terjadi hematuria (kencing berdarah).</p>
<p style="text-align: justify;">Pada umumnya, penderita menunjukkan gejala-gejala yang merupakan gabungan dari gejala akibat penyumbatan dan iritasi, walaupun sering hanya satu atau dua gejala yang menonjol.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk pengobatannya, tidak semua pasien <strong>BPH</strong> perlu menjalani tindakan medis. Kadang-kadang mereka yang mengeluh ringan dapat sembuh sendiri tanpa mendapatkan terapi apa pun. Tetapi di antara mereka akhirnya ada yang membutuhkan terapi obat-obatan atau tindakan medis lainnya karena keluhannya semakin parah.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada beberapa pilihan terapi pasien BPH, di antaranya observasi bagi penderita yang tanpa keluhan sampai keluhan ringan, obat-obatan yang berfungsi mengurangi hambatan di leher kandung kemih sehingga bisa memperlancar saat berkemih, ada obat yang bekerja secara hormonal dan berfungsi mengurangi volume prostat. Selain kedua jenis obat tersebut, ada juga terapi dengan fitotherapy/jamu-jamuan yang mekanismenya belum jelas.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi penderita BPH yang sudah menimbulkan penyulit tertentu, seperti batu saluran kemih, kencing berdarah, infeksi saluran kemih atau setelah mendapatkan terapi obat-obatan tidak menunjukkan perbaikan hendaknya dilakukan operasi.</p>
<blockquote style="text-align: justify;"><p><span style="color: #0000ff;">”Bisa juga dengan operasi infasif minimal, yaitu tindakan operasi yang minimal yang ditujukan bagi pasien dengan risiko tinggi pembedahan. Oleh karena itu, bila terdapat gejala-gejala gangguan saluran prostat hendaknya segera dikonsultasikan ke dokter ahli,” tuturnya.(fir)</span></p></blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>dikutip dari harian Kaltim Post,Rabu, 16 Juli 2008</strong></p>
<div id="seolinx-tooltip" style="border: 1px solid #000000; margin: 0pt; padding: 0pt; display: none; opacity: 0.9; position: absolute; width: auto; z-index: 99999;">
<table style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 0pt; border-collapse: separate; width: auto;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td id="seolinx-table" style="border: 0pt none; margin: 1px; padding: 0pt; font-family: Tahoma; font-size: 11px; font-weight: bold;">
<div style="margin: 0pt; padding: 0pt; overflow: auto; width: auto;">
<table id="seolinx-paramtable" style="border: 1px solid gray; margin: 0pt; border-collapse: separate;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://toolbarqueries.google.com/favicon.ico" alt="favicon Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)" width="12" height="12" title="Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)" /> PR: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google pagerank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="favicon Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)" width="12" height="12" title="Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="favicon Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)" width="12" height="12" title="Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)" /> L: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google links" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://siteexplorer.search.yahoo.com/favicon.ico" alt="favicon Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)" width="12" height="12" title="Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)" /> LD: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Yahoo linkdomain" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://search.msn.com/favicon.ico" alt="favicon Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)" width="12" height="12" title="Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="MSN index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Sitemap.xml" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)" width="12" height="12" title="Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)" /> Rank: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush Rank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)" width="12" height="12" title="Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)" /> Traffic: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush SE Traffic" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)" width="12" height="12" title="Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)" /> Price: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush SE Traffic price" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://siteanalytics.compete.com/favicon.ico" alt="favicon Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)" width="12" height="12" title="Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)" /> C: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Compete Rank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div style="margin: 0pt; padding: 0pt; overflow: auto; width: auto;"></div>
</td>
<td id="seolinx-tooltip-close" style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 1px; cursor: pointer; vertical-align: middle; width: auto;" title="close"><img src="chrome://seoquake/content/skin/close.gif" alt="close Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)"  title="Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)" /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<h2>Berlangganan Artikel Gratis</h2>
<p><span style="color: #0000ff;">Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, silahkan isikan alamat email Anda untuk berlangganan GRATIS  artikel konsultsi Kesehatan melalui email. Masukkan alamat email anda, kemudian tekan tombol subscribe</span>:</p>
<form style="padding:3px;text-align:center;" action="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify" method="post">
<input class="field" style="width: 60%;" name="email" type="text" />
<input name="uri" type="hidden" value="dokteronline" />
<input name="loc" type="hidden" value="en_US" />
<input class="submitbutton" type="submit" value="Subscribe" /> </form>
<div id="seolinx-tooltip" style="border: 1px solid #000000; margin: 0pt; padding: 0pt; display: none; opacity: 0.9; position: absolute; width: auto; z-index: 99999;">
<table style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 0pt; border-collapse: separate; width: auto;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td id="seolinx-table" style="border: 0pt none; margin: 1px; padding: 0pt; font-family: Tahoma; font-size: 11px; font-weight: bold;"></td>
<td id="seolinx-tooltip-close" style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 1px; cursor: pointer; vertical-align: middle; width: auto;" title="close"><img src="chrome://seoquake/content/skin/close.gif" alt="close Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)"  title="Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)" /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div id="seo_alrp_related"><h2>Posts Related to Gangguan Kencing akibat Penyakit  Saluran Prostat ( BPH)</h2><ul><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/sulit-kencing-akibat-gangguan-saluran-prostat" rel="bookmark">Sulit Kencing akibat Gangguan Saluran Prostat</a></h3><p>GANGGUAN saluran kencing bisa saja dialami semua orang. Terlebih pada laki-laki paruh baya adalah gangguan seperti sering bolak-balik ke kamar kecil, merasa kencing tidak tuntas, ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/bph-penyakit-pembesaran-prostat" rel="bookmark">BPH : Penyakit Pembesaran Prostat</a></h3><p>GANGGUAN saluran kencing bisa saja dialami semua orang. Terlebih pada laki-laki paruh baya adalah gangguan seperti sering bolak-balik ke kamar kecil, merasa kencing tidak tuntas, ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/waspadai-pembesaran-kelenjar-prostat" rel="bookmark">Waspadai Pembesaran Kelenjar Prostat</a></h3><p>dr.Fajar Rudy Qimindra Kaltim post,Sabtu, 8 Maret 2008 PERNAH menemukan suami yang sering terganggu tidurnya akibat masalah Buang Air Kecil (BAK) yang tidak lancar alias ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/jangan-sepelekan-sembelit" rel="bookmark">Jangan Sepelekan Sembelit</a></h3><p>Tribun Kaltim,Minggu, 16-12-2007 Banyak orang yang dapat mencapai umur lanjut dengan kualitas kesehatan yang baik. Namun, tak sedikit ada juga orang yang mencapai usia lanjut ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://konsultasikesehatan.net/terapi-diabetes-kencing-manis-dengan-empat-pilar-pengobatan" rel="bookmark">Terapi Diabetes /  Kencing Manis dengan Empat Pilar Pengobatan</a></h3><p>dr Fajar Qimi: Diabetes / kencing manis Tidak Akan Sembuh jika Mengandalkan Obat-obatan Semata DIABETES Mellitus (DM) atau Kencing Manis sebenarnya sudah dikenal sejak 1550 ...</p></div></li></ul></div>Leading blog authors trust a <a href="http://www.bloggerhigh.com">google wordpress plugin</a> for your Wordpress web sites.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://konsultasikesehatan.net/gangguan-kencing-akibat-penyakit-saluran-prostat-bph/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

